Jakarta, Bluefindo – PT Hero Global Investment Tbk (HGII) menggelar IPO dengan masa penawaran umum dari 3 Januari hingga 7 Januari 2025. Pencatatan saham di BEI akan dilakukan pada 9 Januari 2025. HGII melepas 1,3 miliar saham (20%) ke publik dengan harga Rp 200 per saham, total Rp 260 miliar.

Pemegang saham sebelum IPO adalah Rudy Chandra (34%), Robert Njo (33%), dan Hendrianto Thamrin (33%). HGII juga mengumumkan kemitraan strategis dengan Shikoku Electric Power Company Inc (Yonden) dari Jepang.

Yonden melalui anak perusahaannya, SEP International Netherlands BV (SEPI), akan menjadi pemegang saham HGII dengan 25% kepemilikan setelah IPO. Pemegang saham pengendali tetap memiliki mayoritas 55%.

Presiden Direktur HGII, Robin Sunyoto, berharap kemitraan ini mempercepat pertumbuhan energi terbarukan di Indonesia. HGII berencana mengembangkan PLTA, PLTM, PLTS, PLTBg, dan PLTBm dengan target kapasitas 100 MW pada 2031.

Dukungan teknis dan pengalaman Yonden akan memperkuat kemampuan HGII dalam mengelola pembangkit listrik secara optimal dan berkelanjutan.

,

Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Sedang Tren