Jakarta, BFI – Leo Andyanto, pemegang saham PT Leyand International Tbk (LAPD), meningkatkan kepemilikan sahamnya pada 30 Desember 2024.

Direktur Utama LAPD, Bambang Rahardja Burhan, mengungkapkan bahwa Leo Andyanto membeli 70 juta saham LAPD dengan harga Rp16-Rp18 per saham.

“Tujuan transaksi ini adalah untuk membeli investasi dengan kepemilikan saham langsung,” ujar Bambang.

Setelah pembelian, kepemilikan saham Leo Andyanto bertambah menjadi 298,3 juta saham atau 7,52%, dari sebelumnya 228,3 juta saham atau 5,76%.

Pada November 2024, komposisi pemegang saham LAPD adalah Elvi Felicia 8,37%, Keraton Investment Ltd 12,81%, Laymand Holdings Pte 30,26%, PT Intiputera Bumitirta 19,7%, Leo Andyanto 5,8%, dan masyarakat 23,81%.

Porsi saham pengendali adalah 24,75% dan nonpengendali 75,25%.

PT Leyand International Tbk (LAPD) didirikan dengan nama PT Lemahabang Perkasa pada 7 Juni 1990. Perusahaan ini beberapa kali berganti nama dan menjadi Leyand International pada 2007. Awalnya, perusahaan bergerak di bidang kemasan plastik, namun kini beralih ke investasi, energi, dan pembangkit listrik.

,

Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Sedang Tren