Jakarta, BFI – PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) berencana mengakuisisi Poh Resources Pte Ltd, perusahaan pertambangan asal Singapura.
Rencana ini adalah syarat dari Poh Group sebelum mengakuisisi 70% saham NINE. Poh Group akan menjadi pemegang saham pengendali NINE dengan membeli 1,51 miliar lembar saham.
Dalam perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA), akuisisi akan dilanjutkan jika NINE memenuhi syarat, yaitu penghimpunan dana lewat rights issue dalam 2 tahap.
“Tahap pertama menargetkan dana Rp80 miliar, sementara tahap kedua mencapai US$200 juta atau sekitar Rp3,2 triliun,” ujar manajemen NINE dalam keterbukaan informasi di BEI, Senin (3/2).
NINE juga harus mengakuisisi saham mayoritas Poh Resources Pte. Ltd., anak usaha Poh Group.
Manajemen NINE menyatakan akuisisi Poh Resources akan dibiayai dari dana hasil rights issue. Akuisisi akan dilakukan saat rights issue tahap kedua, melalui inbreng aset.
“PMHMETD I direncanakan akhir kuartal I-2025 atau awal kuartal II-2025. Setelah itu, perseroan akan melaksanakan RUPS untuk rights issue kedua pada kuartal IV-2025,” jelasnya.
Poh Group akan mengakuisisi 70% saham NINE dengan harga Rp19 per saham, setara transaksi Rp28 miliar. “Harga pengambilalihan Rp19 per saham berdasarkan negosiasi antara pemegang saham perseroan dan calon pembeli (Poh Group),” ungkap Manajemen NINE.




