JAKARTA, 2 JANUARI 2026 – Investor strategis asal Korea Selatan, Hanwha General Insurance Co. Ltd., dilaporkan telah melakukan aksi beli saham dalam jumlah fantastis di PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI). Transaksi jumbo ini semakin memperkuat posisi Hanwha dalam peta kepemilikan saham perusahaan asuransi tersebut.
Detail Transaksi dan Nilai Investasi Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Jumat (2/1/2026), Hanwha General Insurance memborong sebanyak 1,398 miliar lembar saham LPGI dalam satu kali transaksi pada 29 Desember 2025.
Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp654 per saham, Hanwha diperkirakan merogoh kocek hingga Rp914,29 miliar untuk merealisasikan akuisisi tersebut. Langkah ini dilakukan guna memenuhi ketentuan dalam Pasal 5 POJK Nomor 23 Tahun 2023.
Lonjakan Porsi Kepemilikan Aksi borong saham ini memicu lonjakan signifikan pada persentase kepemilikan Hanwha di tubuh Perseroan. Berikut adalah rincian perubahannya:
• Sebelum Transaksi: 447 juta lembar saham atau setara dengan porsi 14,9 persen.
• Setelah Transaksi: 1,845 miliar lembar saham atau setara dengan porsi kepemilikan 61,5 persen.
Meskipun porsi kepemilikan telah melampaui angka 60 persen, manajemen LPGI memberikan catatan bahwa transaksi ini tidak serta-merta menjadikan Hanwha sebagai pengendali langsung atas perusahaan. Namun, dalam skema investasi jangka panjang, Hanwha Group—melalui dua entitasnya, Hanwha Life Indonesia dan Hanwha General Insurance—ditargetkan menjadi pemegang saham pengendali dengan total kepemilikan mencapai 62,59 persen.
Kemitraan Strategis Global Masuknya Hanwha General Insurance merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis yang telah dijalin antara Hanwha Group dan Lippo Group sejak tahun 2023 untuk mendorong inovasi bisnis asuransi di Indonesia. Hanwha Group sendiri merupakan salah satu konglomerasi terbesar ketujuh di Korea Selatan dengan portofolio bisnis yang mencakup sektor keuangan, energi, hingga industri pertahanan.
Aksi korporasi ini menandai babak baru bagi Lippo General Insurance dalam memperkuat posisinya di industri asuransi nasional dengan dukungan kekuatan finansial global.



Tinggalkan komentar