JAKARTA, 2 Januari 2026 – Emiten pengelola kawasan wisata terpadu, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA), resmi mendapatkan suntikan dana segar melalui pinjaman perbankan dari Bank Danamon. Perseroan tercatat baru saja mencairkan fasilitas kredit senilai Rp100 miliar.

Kelanjutan Pencairan Fasilitas Berdasarkan dokumen yang disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Jaya Ancol, Agung Praptono, pada Rabu (31/12/2025), pencairan ini menambah total dana yang telah ditarik oleh perseroan dari fasilitas kredit angsuran berjangka yang tersedia. Langkah ini merupakan bagian dari pemanfaatan fasilitas yang telah disepakati sebelumnya antara Jaya Ancol dan Bank Danamon.

Sebelumnya, pada 23 September 2025, Jaya Ancol juga telah melakukan pencairan fasilitas serupa sebesar Rp100 miliar. Dengan demikian, total akumulasi dana yang telah dicairkan oleh perseroan dari Bank Danamon kini telah mencapai angka Rp200 miliar.

Struktur Kredit Aksep Bergaransi Secara formal, Jaya Ancol telah menandatangani perjanjian kredit dengan plafon Rp200 miliar tersebut sejak 18 September 2025. Fasilitas pinjaman yang digunakan oleh perseroan ini bertajuk Kredit Aksep Bergaransi (KAB).

Selain fasilitas kredit tunai tersebut, Jaya Ancol dan Bank Danamon juga menjalin kesepakatan terkait instrumen keuangan lainnya untuk mendukung aktivitas perseroan. Kedua belah pihak menyepakati perjanjian Sight/Usance L/C dengan nilai mencapai Rp20 miliar.

Pencairan dana yang dilakukan di penghujung tahun 2025 ini menunjukkan upaya Jaya Ancol dalam memperkuat posisi likuiditasnya untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

,

Tinggalkan komentar

Jaya Ancol (PJAA) Cairkan Kredit Rp100 Miliar dari Danamon

Pada 2 Januari 2026, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memperoleh pinjaman Rp100 miliar dari Bank Danamon, menjadikan total pencairan dana menjadi Rp200 miliar. Pinjaman ini merupakan bagian dari Kredit Aksep Bergaransi yang disepakati sebelumnya, untuk memperkuat likuiditas dan mendukung operasional perusahaan.

#Emiten , #