JAKARTA, 2 Januari 2026 – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan lonjakan signifikan pada kinerja operasionalnya hingga periode November 2025. Perseroan berhasil melayani total kargo konsolidasi sebanyak 1.104.883 unit, yang mencerminkan pertumbuhan sebesar 15,58 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dominasi Kargo Truk dan Kendaraan Listrik Pendorong utama pertumbuhan ini berasal dari jenis kargo Truk/Bus yang melonjak tajam sebesar 44,42 persen secara tahunan (Year on Year/YoY) atau mencapai 224.717 unit. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya aktivitas pertambangan dalam negeri serta program hilirisasi industri sumber daya mineral yang membutuhkan alat angkut dalam jumlah besar.
Selain itu, tren kendaraan ramah lingkungan juga menunjukkan performa positif. Tercatat sebanyak 83.720 unit kendaraan berbasis listrik (EV), baik tipe BEV, HEV, maupun PHEV, masuk melalui terminal perseroan. Angka ini setara dengan 7,57 persen dari total kargo CBU yang dilayani, dengan dominasi merek-merek asal Asia seperti BYD, Vinfast, dan AION.
Ekspor dan Jangkauan Operasional Dalam hal pasar internasional, Vietnam menjadi negara tujuan ekspor produk otomotif terbanyak dengan total 72.776 unit hingga November 2025. Hal ini menunjukkan posisi kuat Indonesia sebagai basis industri otomotif regional.
Dari sisi infrastruktur dan layanan, IPCC kini mengoperasikan 5 terminal satelit yang memperluas area kerja perseroan. Kinerja kunjungan kapal pun meningkat membanggakan dengan melayani 3.225 kunjungan, atau naik sebanyak 581 kunjungan dibandingkan tahun lalu.
Optimisme Penutup Tahun 2025 Manajemen IPCC menyatakan optimisme tinggi dalam menyongsong penutupan kuartal IV 2025. Implementasi sistem digital PTOS-C serta inovasi bisnis seperti layanan inland transportation untuk kargo BYD menjadi pilar utama transformasi pola operasi.
Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly, menegaskan bahwa kinerja keuangan perseroan diharapkan mampu tumbuh di atas 10 persen dibandingkan tahun lalu. “Kondisi ini diharapkan memberi hasil maksimal dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, pemegang saham, serta investor,” ujarnya.

Tinggalkan komentar