JAKARTA, 2 JANUARI 2026 – Emiten milik pengusaha Happy Hapsoro, PT Singaraja Putra Tbk (SINI), memberikan klarifikasi terkait rencana akuisisi yang dilakukan oleh raksasa tambang milik Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Saat ini, proses negosiasi dilaporkan tengah berjalan untuk membawa CUAN menjadi pemegang saham mayoritas.
Status Kepemilikan Saat Ini Melalui entitas usahanya, PT Kreasi Jaya Persada, CUAN tercatat telah mengempit 19,74 persen saham SINI atau setara dengan 94,94 juta lembar saham. Transaksi awal ini dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp4.888 per helai, sehingga total nilai investasi yang telah digelontorkan mencapai Rp464 miliar.
Direktur Utama Singaraja Putra, Amir Antolis, menegaskan bahwa masuknya anak usaha CUAN tersebut sejauh ini berasal dari pembelian di pasar. ”Anak usaha CUAN melakukan pembelian saham Singaraja dari pemegang saham publik, dan bukan merupakan divestasi dari pemegang saham pengendali perseroan,” jelas Amir.
Target Akuisisi 51 Persen Meski baru memiliki hampir 20 persen saham, CUAN menargetkan untuk meningkatkan kepemilikannya hingga mencapai 51 persen. Saat ini, pihak CUAN sedang dalam tahap komunikasi dan negosiasi intensif dengan pemegang saham pengendali SINI.
Beberapa poin krusial yang tengah dibahas dalam negosiasi tersebut meliputi:
• Kesepakatan mengenai mekanisme pengambilalihan.
• Perkiraan jumlah saham dan harga kesepakatan.
• Waktu penyelesaian transaksi yang ditargetkan.
Proses Masih Berjalan Hingga saat ini, manajemen SINI menyatakan belum mendapatkan informasi detail mengenai estimasi waktu penyelesaian proses negosiasi tersebut. Seluruh rencana pengambilalihan ini nantinya akan bergantung pada hasil negosiasi akhir, penandatanganan perjanjian definitif, serta pemenuhan persyaratan dan persetujuan sesuai peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.




Tinggalkan komentar