JAKARTA (EmitenNews.com) – Dinamika kepemilikan saham di emiten pengelola jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), tengah menjadi sorotan pasar modal menyusul manuver yang dilakukan oleh keluarga konglomerat Jusuf Hamka. Di saat harga saham perusahaan meroket tajam, terjadi aksi akumulasi dan divestasi yang dilakukan secara bersamaan oleh bapak dan anak tersebut.
Feisal Hamka Perkuat Kepemilikan Putra dari Jusuf Hamka, Feisal Hamka, secara resmi telah mematenkan posisinya sebagai salah satu pemegang saham utama di CMNP. Berdasarkan data per 30 Desember 2025, Feisal tercatat mengakumulasi sebanyak 335,33 juta lembar saham. Melalui transaksi tersebut, Feisal kini menguasai sekitar 5,01 persen saham perseroan.
Divestasi oleh Jusuf Hamka Berlawanan dengan langkah sang putra, Jusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun justru terpantau melepas sebagian kepemilikannya. Pria yang dikenal sebagai bos jalan tol ini menjual sebanyak 130,8 juta lembar saham CMNP.
Aksi jual ini menyebabkan porsi kepemilikan Jusuf Hamka menyusut sebagai berikut:
• Sebelum Transaksi: 491,5 juta lembar saham (7,34 persen).
• Setelah Transaksi: 360,7 juta lembar saham (5,39 persen).
Meskipun porsinya berkurang sebesar 1,95 persen, Jusuf Hamka tetap memegang koleksi saham yang cukup signifikan di perusahaan tersebut.
Saham CMNP Meroket 49 Persen Manuver kompak keluarga Hamka ini dilakukan di tengah performa harga saham CMNP yang sedang melesat signifikan. Mengawali perdagangan tahun 2026, saham CMNP melonjak 10,48 persen ke level harga Rp1.950 per lembar dari harga akhir tahun lalu sebesar Rp1.795.
Jika ditarik lebih jauh, dalam periode lima hari perdagangan sejak 22 Desember 2025, saham CMNP telah meroket sebesar 49,43 persen dari posisi Rp1.305 per saham. Transaksi jual-beli strategis ini diketahui melibatkan beberapa lembaga keuangan, yaitu Indo Premier Sekuritas, Profindo Sekuritas Indonesia, dan Bank HSBC Indonesia.





Tinggalkan komentar