Jakarta, (BlueFindo.com) — Pengendali saham PT Link Net Tbk (LINK), Axiata Investments, resmi melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya pada penghujung tahun 2025,. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan emiten penyedia layanan internet tersebut mematuhi aturan bursa terkait jumlah saham publik yang beredar di pasar.
Detail Divestasi dan Perubahan Struktur Saham Berdasarkan informasi resmi, Axiata Investments telah menjual sebanyak 36.562.377 helai saham LINK pada 30 Desember 2025. Dalam pelaksanaan aksi korporasi ini, sang pengendali dibantu oleh Maybank Sekuritas Indonesia sebagai pihak yang memfasilitasi transaksi.
Akibat dari penjualan tersebut, porsi kepemilikan Axiata di Link Net mengalami penyusutan atau dilusi sekitar 1,28 persen. Sebelum transaksi, Axiata menguasai 2,02 miliar lembar saham atau setara dengan 70,66 persen, namun kini jumlahnya tersisa menjadi 1,98 miliar lembar saham atau selevel dengan 69,38 persen,.
Mengejar Target Free Float 7,5 Persen Tujuan utama dari pelepasan saham oleh Axiata ini adalah untuk meningkatkan porsi saham publik atau free float. Penyesuaian ini dianggap logis mengingat porsi free float Link Net sebelumnya hanya berada di level 6,22 persen, angka yang masih berada di bawah ambang batas ketentuan minimal regulasi sebesar 7,5 persen.
Dengan selesainya divestasi ini, jumlah saham yang beredar di publik kini telah mencapai ketentuan regulasi, yakni 7,5 persen atau setara dengan 214,73 juta eksemplar. Selain kepemilikan Axiata dan publik, struktur pemegang saham LINK saat ini juga mencakup XLSmart yang mengemas 550,31 juta saham (19,22 persen) serta saham treasuri sebesar 111,61 juta saham (3,9 persen).
Langkah ini mencerminkan upaya pengendali dalam menjaga kepatuhan terhadap aspek regulasi di pasar modal Indonesia sekaligus meningkatkan likuiditas perdagangan saham LINK bagi para investor.





Tinggalkan komentar