JAKARTA, 5 JANUARI 2026 – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), yang merupakan anak usaha utama dari PT BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID), secara resmi melakukan perombakan pada jajaran direksi dan komisarisnya. Langkah strategis ini mulai diberlakukan secara efektif per 1 Januari 2026,.
Kembalinya Sosok Veteran ke Kursi Direktur Utama Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Ronald Sutardja ditunjuk untuk menduduki posisi Direktur Utama BUMA. Ia menggantikan Indra Kanoena yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Ronald Sutardja bukanlah orang baru dalam operasional perusahaan jasa pertambangan ini. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Komisaris Utama BUMA dan tercatat pernah memimpin perusahaan sebagai Direktur Utama pada periode 2014–2021. Selama ini, Ronald juga terlibat aktif dalam merumuskan berbagai strategi operasional perseroan.
Tujuan Perubahan Kepemimpinan Manajemen menjelaskan bahwa penyesuaian kepemimpinan ini disetujui oleh Dewan Komisaris untuk mencapai beberapa target utama, antara lain:
• Memastikan kesinambungan manajemen.
• Menjaga stabilitas operasional.
• Mempertahankan wawasan strategis di tingkat pengambilan keputusan tertinggi.
Susunan Pengurus Baru BUMA Berikut adalah susunan kepemimpinan baru PT Bukit Makmur Mandiri Utama yang efektif sejak awal tahun 2026,:
Dewan Komisaris:
• Komisaris Utama: Ashish Gupta
• Komisaris Independen: Hamid Awaluddin
• Komisaris Independen: Soemarno Witoro Soelarno
Dewan Direksi:
• Direktur Utama: Ronald Sutardja
• Wakil Direktur Utama: Nanang Rizal Achyar
• Direktur: Silfanny Bahar
Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat posisi BUMA sebagai entitas kunci di bawah naungan DOID dalam menghadapi tantangan industri pertambangan ke depan.





Tinggalkan komentar