Jakarta, (BlueFindo.com) — Pasar modal Indonesia terus menunjukkan gairahnya pada perdagangan Selasa, 6 Januari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) atau Composite kembali menunjukkan taji dengan mencetak rekor tertinggi baru setelah menguat sebesar 0,84%. Penguatan ini didorong secara masif oleh performa gemilang di sejumlah sektor, terutama Sektor Dasar (IDXBASIC) yang melesat tajam 3,35%, disusul sektor industri sebesar 2,14% dan sektor energi yang naik 1,62%.

Aksi Korporasi Jumbo dan Transformasi Bisnis Salah satu sorotan utama hari ini datang dari PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) yang resmi mengamankan pendanaan besar senilai Rp822,9 miliar melalui perjanjian pinjaman dengan PT Headwell Bintang Energi Hijau dan PT Mantra Capital Persadan. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung akuisisi strategis 99,99% saham PT Radja Udang Malingping dan PT Citra Baru Steel guna menjaga kesinambungan usaha perseroan.

Sementara itu, dari sektor konsumsi, PT Pinago Utama Tbk. (PNGO) membawa kabar gembira bagi para pemburu imbal hasil dengan mengumumkan pembagian dividen interim sebesar Rp90 per saham, yang mencerminkan dividend yield sekitar 2,86% berdasarkan harga penutupan hari ini.

Dinamika Sektor Finansial dan Properti Di sektor perbankan, raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terpantau masih melanjutkan program pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal Rp5 triliun yang telah berjalan sejak 22 Oktober 2025. Pada perdagangan hari ini, saham BBCA sempat bergerak di kisaran level tertinggi Rp8.175. Di sisi regulator, Bank Indonesia juga terus memperkuat pasar dengan kembali merilis instrumen Sukuk senilai Rp3 triliun.

Dari sektor properti, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menyatakan kesiapannya untuk melakukan pembayaran bunga obligasi dan imbal hasil sukuk dengan total nilai Rp7,5 miliar yang dijadwalkan cair pada esok hari, 7 Januari 2026.

Perubahan Struktur Kepemilikan dan Manajemen Dinamika kepemilikan saham menunjukkan pergerakan yang sangat aktif, di antaranya:

CDIA: Jumlah pemegang saham PT Chandra Daya Investasi Tbk melonjak pesat dengan penambahan sebanyak 13.768 pihak sepanjang bulan Desember 2025.

SMIL: Maybank Sekuritas resmi masuk sebagai pemegang saham baru dengan porsi kepemilikan 5,13% saat porsi kepemilikan Direktur Utama SMIL justru menyusut.

MORA: Porsi saham publik (free float) meledak hingga 33,83% setelah PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) resmi melepas seluruh kepemilikannya di perseroan.

Di sisi kepemimpinan, emiten ban tertua, PT Goodyear Indonesia Tbk. (GDYR), melaporkan bahwa David Edison Tampubolon telah resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur.

Catatan Waspada bagi Investor Meskipun pasar sedang dalam tren positif, terdapat catatan bagi investor untuk tetap berhati-hati. Saham PT Asuransi Digital Bersama Tbk. (YOII) justru mengalami tekanan dengan terkoreksi 12,31% ke level Rp114, di tengah perhatian pasar terhadap aturan modal minimum ekuitas Rp250 miliar yang ditetapkan OJK untuk akhir 2026. Selain itu, otoritas bursa mencatat bahwa jumlah suspensi saham mulai meningkat meskipun perdagangan baru memasuki hari ketiga di tahun 2026.


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Sedang Tren