Jakarta, (BlueFindo.com) — Pasar modal Indonesia mencatatkan sejarah baru pada perdagangan Rabu, 7 Januari 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali sukses menembus rekor tertinggi baru, ditopang oleh penguatan signifikan di lima sektor utama. Sektor BUMN (IDXMESBUMN) menjadi bintang panggung dengan lonjakan tajam sebesar 3,42%, disusul oleh sektor industri yang menguat 2,40%.

Berikut adalah rangkuman peristiwa besar dan aksi korporasi yang mewarnai lantai bursa hari ini:

Divestasi Sariwangi oleh Unilever (UNVR)

Raksasa konsumer PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengejutkan pasar dengan mengumumkan penjualan seluruh aset bisnis teh legendarisnya, “Sariwangi”, kepada PT Savoria Kreasi Rasa. Nilai transaksi yang disepakati mencapai Rp1,5 triliun (di luar pajak), angka yang berada di atas nilai pasar independen sebesar Rp1,488 triliun. Meski nilai ini setara 45% ekuitas perseroan, manajemen menegaskan langkah ini bertujuan agar UNVR bisa lebih berfokus pada bisnis inti untuk meningkatkan nilai pemegang saham jangka panjang.

Restrukturisasi Masif Raksasa BUMN

Gelombang penataan aset negara bergerak cepat sesuai amanat UU 16/2025. Tiga emiten plat merah melaporkan pengalihan saham dari Danantara Asset Management kepada Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN):

BRI (BBRI): Mengalihkan 806,1 juta saham Seri B.

Bank Mandiri (BMRI): Mengalihkan 485,3 juta saham Seri B.

Adhi Karya (ADHI): Mengalihkan 54 juta saham Seri B. Pemerintah menegaskan bahwa pengalihan ini bersifat administratif dan Negara Republik Indonesia tetap bertindak sebagai Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner).

Manuver Sektor Perbankan: BTN & BNI

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) resmi menuntaskan transaksi jumbo senilai Rp5,56 triliun dalam rangka spin-off unit usaha syariah menjadi Bank Syariah Nasional (BSN). Di sisi lain, laporan registrasi efek BNI (BBNI) mengungkap fakta unik di mana tiga dari 13 direksi, termasuk Wakil Direktur Utama Alexandra Askandar, tercatat tidak menggenggam satu lembar pun saham di bank yang mereka pimpin per akhir Desember 2025.

Sorotan Emiten Lainnya

Cuan RMKO: Saham PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) meroket 217,81% secara tahunan, memicu pengendali (PT RMK Investama) untuk melakukan divestasi 60 juta saham senilai Rp15 miliar guna realisasi keuntungan.

Investasi HP Capital di INTA: HP Capital Resources menggelontorkan Rp22,36 miliar untuk memperkuat porsi kepemilikan di PT Intraco Penta Tbk (INTA) menjadi 8,36%.

Strategi AI IOTF: PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF) membidik kenaikan produktivitas hingga 50% melalui implementasi kecerdasan buatan dalam operasionalnya tahun ini.

Ganti Rugi PJAA: Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) mengantongi dana segar Rp175,91 miliar sebagai ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Tol Wiyoto Wiyono.

Hari ini juga diwarnai dengan pengakuan ENVY Technologies yang membantah rumor gagal bayar kepada BSI, menegaskan bahwa mereka tidak memiliki hubungan utang dengan bank tersebut.


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Sedang Tren