Jakarta, (BlueFindo.com) — Emiten pertambangan PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) dilaporkan tengah melakukan langkah agresif dalam memperkuat basis cadangan mineralnya melalui serangkaian aktivitas eksplorasi. Melalui anak usahanya, PT Insani Baraperkasa, perusahaan ini memfokuskan kegiatan pendalaman pada beberapa titik cadangan potensial.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada Kamis (8/1/2026), Corporate Secretary KKGI, Lenny S.C., mengungkapkan bahwa perusahaan telah menyerap anggaran yang cukup signifikan. Hingga periode Desember 2025, total biaya eksplorasi yang telah dikucurkan mencapai US2.861.121atausekitarUS2,86 juta.

Fokus Pengembangan di Berbagai Blok

Kegiatan eksplorasi saat ini dipusatkan pada dua wilayah utama, yaitu Sub Blok Handil Bakti dan Blok Tani Bakti. Selain fokus pada area tersebut, perseroan juga telah menyusun rencana tindak lanjut untuk wilayah kerja lainnya guna memastikan keberlanjutan produksi di masa depan, di antaranya:

Blok Loajanan: Perseroan akan melanjutkan kegiatan pemetaan geologi serta proses pembebasan lahan. Langkah ini bertujuan untuk menetapkan sub-blok mana saja yang dinilai memiliki potensi tambang paling menjanjikan.

Blok Separi: Saat ini, pihak manajemen masih melakukan kajian lanjutan sebelum memutuskan untuk memulai pengeboran. Selain kajian teknis, perseroan juga sedang mengurus proses perizinan pinjam pakai untuk sebagian area di blok tersebut.

Status Operasional dan Izin

Seluruh blok yang masuk dalam wilayah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) milik PT Insani Baraperkasa tersebut saat ini telah berada pada tahap produksi. Lenny menambahkan bahwa seluruh wilayah kerja tersebut telah memperoleh persetujuan resmi dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Langkah KKGI dalam memperbesar anggaran eksplorasi ini menambah daftar panjang emiten tambang yang gencar mencari cadangan baru di awal tahun 2026, menyusul langkah serupa yang dilakukan oleh PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Sedang Tren