Jakarta, (BlueFindo.com) — Emiten perkebunan sawit PT Eagle High Plantations Tbk. (BWPT) resmi melakukan penyegaran besar-besaran pada jajaran pengurus perseroan,. Langkah strategis ini diputuskan melalui gelaran Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Rabu, 7 Januari 2026.
Restrukturisasi Jajaran Komisaris dan Direksi Dalam rapat yang dinyatakan sah dengan kuorum kehadiran mencapai 82,09 persen tersebut, pemegang saham menyetujui perombakan total pada struktur pengawasan dan pengelolaan perusahaan,. RUPSLB memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat sebelumnya. Sebagai bentuk apresiasi, rapat memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan pengurusan mereka selama masa jabatan.
Untuk memimpin perusahaan ke depan, perseroan mengangkat sejumlah nama baru, termasuk Ahmad Nizam bin Hamid, Razuwan bin Che Rose, dan Erwin Soejono sebagai anggota Dewan Komisaris. Para pengurus baru ini akan mengemban amanah untuk masa jabatan yang cukup panjang, yakni hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tahun 2030 mendatang.
Susunan Lengkap Manajemen BWPT Berdasarkan hasil keputusan rapat, berikut adalah formasi terbaru manajemen PT Eagle High Plantations Tbk.:
Dewan Komisaris:
• Komisaris Utama: Abed Nego
• Wakil Komisaris Utama: Ahmad Nizam bin Hamid
• Komisaris: Mohammad Prianto Madelar
• Komisaris: Razuwan bin Che Rose
• Komisaris Independen: Drs. Yohanes Wahyu Saronto, M.Si.
• Komisaris Independen: Erwin Soejono
Direksi:
• Direktur Utama: Henderi Djunaidi
• Direktur: Andrew Haryono
• Direktur: Yeoh Lean Khai
Kondisi Pasar Saat Pengumuman Kabar perombakan pengurus ini muncul di tengah fluktuasi pasar modal Indonesia. Pada sesi perdagangan Senin (12/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau parkir di level 8.947 pada jam makan siang, atau mengalami koreksi tipis sebesar 0,54 persen,. Di sisi lain, indeks sektoral menunjukkan performa yang kontras; di mana sektor industri (IDXINDUST) berhasil menguat 1,85 persen, sementara sektor energi (IDXENERGY) justru tertekan sebesar 1,27 persen.




Tinggalkan komentar