Jakarta, BFI – PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) masih menyimpan dana IPO Rp3,76 miliar. Emiten real estate ini menyampaikan realisasi penggunaan dana IPO pada Desember 2024. Hasil bersih IPO Rp23,8 miliar dipakai untuk pembelian tanah dan modal kerja.
Direktur Utama HBAT, Go Ronny Nugroho, menyampaikan bahwa HBAT memperoleh hasil IPO efektif tanggal 7 Agustus 2023 sebesar Rp26 miliar. Setelah biaya Rp2,2 miliar, hasil bersih IPO Rp23,8 miliar.
HBAT menggunakan Rp11,01 miliar untuk pembelian tanah dan Rp7,05 miliar untuk pembangunan fasilitas umum dan sarana prasarana perumahan. Modal kerja sebesar Rp1,96 miliar.
Dengan realisasi penggunaan dana IPO ini, HBAT sudah menggunakan Rp20,03 miliar. Perseroan masih menyimpan sisa dana IPO Rp3,76 miliar di Bank BCA, Bank BRI, dan Bank Mandiri.
PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) resmi mencatatkan saham perdana di BEI pada 7 Agustus 2023. HBAT menjadi emiten ke-54 tahun ini, melepas 240.740.800 saham dalam IPO di harga Rp108 per saham, meraih dana IPO Rp26 miliar.




