Jakarta, BFI – Indo Boga Sukses (IBOS) menunda rencana mencaplok Javaindo Maju Sejahtera (JMS) dan Rote Karaginan Nusantara (RKN). Penundaan ini mempertimbangkan perkembangan ekonomi nasional, regional, dan global.

Penundaan dilakukan setelah proses due diligence terhadap kedua perusahaan. Pertimbangan juga mencakup perkembangan ekonomi dalam negeri dan eksternal, serta pasar modal regional.

Edi Nugroho, Direktur Utama Indo Boga Sukses, menyatakan penundaan juga melihat persepsi investor asing terhadap pasar dan ekonomi yang stagnan. Manajemen memutuskan menunda akuisisi hingga waktu tidak ditentukan.

Selama satu tahun terakhir, saham perseroan turun 96,24 persen atau 948 poin. Saat ini, saham berada di posisi Rp 37 per lembar, dibanding Rp 985 per lembar pada 18 Maret 20242.

Edi memperkirakan penurunan harga saham mungkin terkait situasi eksternal, seperti pernyataan Presiden baru Amerika Serikat Donald Trump yang mempengaruhi persepsi investor asing terhadap pasar dalam negeri dan ekonomi secara umum.

Banyak investor asing memindahkan portofolio ke negara-negara Eropa dan Amerika dalam beberapa bulan terakhir. Renovasi besar D’Monaco Restaurant masih berjalan dan akan selesai April 2025

,

Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Sedang Tren