Jakarta, BFI – Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat dan Komisaris Independen PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA), menjelaskan bisnis kopinya, Jabarano, dalam paparan publik GRIA.

Jabarano terdiri dari “Jabar” yang berarti Jawa Barat dan “Ano” dari kata uno yang artinya satu. Nama ini mencerminkan tujuan menjadi brand kopi nomor satu di Indonesia.

Nama Jabarano diciptakan oleh Ridwan Kamil pada 2019. Gerai pertama dibuka di Melbourne pada tahun yang sama. Setelah mendapat izin dari RK, Jabarano dikelola oleh Arnold Dharmma.

RK mengungkap rencana ekspansi Jabarano, termasuk bisnis kopi dari kebun hingga kedai. “Kita akan jadikan satu: hulu ke hilir,” katanya.

Suplai menjadi tantangan bagi bisnis kedai kopi. “Kelemahan kopi Indonesia, dari segi penanaman, belum maksimal. Di Vietnam, 1 hektar bisa mencapai 5 ton kopi, sedangkan di Indonesia, 1 hektar hanya 1 ton,” ujar RK.

RK juga merencanakan ekspansi jumlah kedai. Menurutnya, bisnis ini memiliki potensi besar jika memiliki lebih dari 10 cabang. “Starbucks mencatatkan pendapatan Rp300 triliun dari jumlah cabang di seluruh dunia,” tambahnya.

“Mengenai capex, untuk tahun ini, ditargetkan Rp50 miliar dari 10-15 cabang,” jelasnya.

,

Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Sedang Tren