Jakarta, (BlueFindo.com) — Dana Pensiun (Dapen) Bank Jawa Tengah (Jateng) terpantau masih melanjutkan aksi jual atau divestasi saham pada emiten PT Asuransi Digital (YOII) di awal tahun 2026 ini. Meskipun kepemilikan institusi tersebut menyusut, minat investor terhadap saham asuransi digital ini justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Detail Transaksi Divestasi Berdasarkan data terbaru, Dapen Bank Jateng telah melepas sebanyak 500 ribu eksemplar saham YOII pada transaksi yang dilaksanakan tanggal 9 Januari 2026. Penjualan tersebut dilakukan pada tingkat harga Rp112 per lembar saham, sehingga Dapen Bank Jateng berhasil mengantongi dana segar senilai Rp56 juta.

Aksi jual ini berdampak pada porsi kepemilikan Dapen Bank Jateng di YOII yang kian menipis. Saat ini, sisa koleksi saham mereka tercatat sebanyak 291,46 juta lembar atau setara dengan 8,5 persen. Angka ini mengalami penurunan sebesar 0,02 persen dibandingkan posisi sebelum transaksi yang berada di level 8,52 persen dengan koleksi 291,96 juta eksemplar.

Lonjakan Jumlah Pemegang Saham Menariknya, di tengah aksi profit taking oleh Dapen Bank Jateng, basis investor YOII justru semakin meluas. Jumlah pemegang saham perseroan mengalami lonjakan sebesar 15,64 persen menjadi 2.180 pihak. Angka ini menunjukkan penambahan sebanyak 295 pihak jika dibandingkan dengan data November 2025 yang hanya tercatat sebanyak 1.885 pihak.

Adapun struktur kepemilikan saham YOII saat ini terdiri dari:

Adi Wibowo Adisaputro: 42,3 persen.

Djajus Adisaputro: 27,27 persen.

Dapen BPD Jateng: 9,17 persen (berdasarkan data komposisi pemegang saham).

Masyarakat (Publik): 20 persen.

Dwijiwanti Widiatmadja: 1,25 persen.

Meskipun terjadi perubahan pada sisi pemegang saham pengendali dan institusi, porsi saham free float (saham publik) perseroan dilaporkan tetap stabil di angka 20 persen atau setara dengan 68,93 juta helai saham.

Kondisi Pasar Modal Aksi korporasi ini berlangsung saat kondisi pasar modal cukup fluktuatif. Pada sesi makan siang tanggal 12 Januari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau parkir di level 8.947. Di saat yang sama, mayoritas indeks sektoral menunjukkan pergerakan beragam, di mana IDXFINANCE sempat terkoreksi 1,29 persen, namun beberapa indeks lain seperti IDXINDUST dan IDXCYCLIC mencatatkan penguatan.


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Sedang Tren