Jakarta, (BlueFindo.com) — Struktur kepemilikan saham emiten tambang PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami perubahan signifikan menyusul adanya transaksi raksasa senilai Rp6,91 triliun di pasar modal.

Treasure Global Investments Limited (TGIL) dilaporkan telah melepas sebanyak 18.195.000.000 lembar saham BUMI pada 19 Januari 2026. Penjualan tersebut dilakukan pada harga Rp380 per saham, yang berada di bawah rentang harga pasar saat transaksi terjadi, yakni di level Rp390 hingga Rp412. Akibat aksi korporasi ini, hak suara TGIL di BUMI merosot tajam dari 8,08% menjadi hanya 3,18%. Berdasarkan keterbukaan informasi, langkah pelepasan saham ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi pemegang saham (shareholder restructuring).

Selain TGIL, gelombang divestasi juga datang dari Chengdong Investment Corporation, investor tidak langsung atas nama China Investment Corporation (CIC). Chengdong tercatat telah melakukan penjualan saham BUMI sebanyak 17 kali berturut-turut dalam kurun waktu akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Rangkaian aksi jual Chengdong dimulai pada 23 Desember 2025 dan terus berlanjut dengan rincian sebagai berikut:

• Pada akhir Desember 2025, pelepasan saham dilakukan beberapa kali pada kisaran harga Rp363 hingga Rp386 per saham.

• Memasuki awal tahun 2026, tepatnya pada 2 Januari, Chengdong menjual saham pada harga Rp393 dan Rp409.

• Puncak harga penjualan terjadi pada 5-7 Januari 2026, di mana saham dilepas pada level Rp460 hingga Rp461.

• Rangkaian divestasi ini ditutup pada 8 Januari 2026 dengan penjualan 50,85 juta saham di harga Rp453 per saham.

Aksi jual masif ini membuat porsi kepemilikan Chengdong menyusut dari 5,99% (22,27 miliar saham) menjadi 4,99% (18,56 miliar saham). Dengan angka tersebut, Chengdong resmi tidak lagi berstatus sebagai pemegang saham dengan kepemilikan di atas 5%.

Di pasar reguler, pergerakan harga saham BUMI ikut terdampak oleh sentimen negatif ini. Pada perdagangan Rabu (21/1/2026), saham BUMI terpantau anjlok 6,28% ke level 388. Jika ditarik lebih jauh, saham BUMI telah masuk dalam tren penurunan dalam sepekan terakhir dan telah mengalami koreksi sebesar 16,38% dari harga tertinggi yang sempat dicapai tahun ini.


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan komentar

Sedang Tren