Jakarta, (BlueFindo.com) — Bursa saham Indonesia menutup perdagangan Jumat, 9 Oktober 2026, dengan pemulihan yang menjangkau sebagian besar sektor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 1,04 persen ke 6.093,76 setelah melemah dalam dua sesi sebelumnya. Barang baku menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, sementara properti bergerak berlawanan arah.
Laporan ini merangkum sesi perdagangan terakhir menjelang Sabtu, 10 Oktober 2026. Angka pergerakan pasar di bawah merupakan hasil perdagangan Jumat, bukan transaksi baru pada akhir pekan.
Sempat Turun di Bawah 6.000, IHSG Berbalik Menguat
Mengutip laporan MetroTV yang merujuk RTI, IHSG sempat menyentuh titik terendah 5.995,82 dan titik tertinggi 6.100,58. Indeks akhirnya menutup sesi di 6.093,76. Rentang tersebut memperlihatkan bahwa penguatan akhir hari tetap berlangsung di tengah fluktuasi perdagangan.
Pemulihan juga terlihat pada indeks saham berkapitalisasi besar. Menurut rangkuman Kontan, LQ45 naik 1,35 persen ke 601,67, sedangkan KOMPAS100 menguat 1,34 persen ke 785,48. Keduanya mencatat kenaikan persentase lebih besar daripada IHSG.
Barang Baku Memimpin, Properti Masih Tertinggal
Berdasarkan data sektoral BEI yang dihimpun Databoks, 10 dari 11 sektor ditutup menguat. Barang baku naik 1,67 persen, disusul industri 1,51 persen dan infrastruktur 1,15 persen. Transportasi dan logistik bertambah 1,08 persen, sementara barang konsumen primer menguat 1,02 persen.
Keuangan naik 0,79 persen, energi 0,71 persen, kesehatan 0,69 persen, dan teknologi 0,60 persen. Properti menjadi satu-satunya sektor yang melemah, dengan koreksi 0,16 persen. Dengan demikian, arah pasar positif belum diikuti seluruh kelompok saham.
Transaksi Rp9,95 Triliun, Pergerakan Saham Tetap Beragam
Nilai transaksi mencapai sekitar Rp9,95 triliun dengan volume 38,38 miliar saham. Sebanyak 381 saham menguat, 238 melemah, dan 172 stagnan. Jumlah saham yang naik lebih banyak daripada yang turun, meskipun tekanan jual masih terlihat pada sebagian emiten.
Di antara saham dengan kenaikan tajam, SOSS dan TCPI masing-masing naik 25 persen, sedangkan TFCO menguat 24,85 persen, menurut Databoks. Pada sisi berlawanan, KDTN turun 14,95 persen, TRIN melemah 14,29 persen, dan DOOH terkoreksi 12,90 persen.
Pemulihan Harian, Keberlanjutan Tren Masih Perlu Dicermati
Dari rangkaian data tersebut, ulasan Bluefindo menilai tema utama sesi Jumat adalah pemulihan yang meluas di tingkat sektor, disertai perbedaan pergerakan antarsaham yang tetap besar. Penguatan LQ45 dan KOMPAS100 melengkapi gambaran positif tersebut. Namun, kenaikan satu sesi setelah dua hari koreksi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa tren jangka panjang telah berubah.
Keberlanjutan penguatan sektor, jumlah saham yang ikut naik, dan aktivitas transaksi pada sesi berikutnya akan membantu menunjukkan apakah pemulihan ini berlanjut. Lonjakan harga saham individual juga perlu dibaca terpisah dari pergerakan indeks secara keseluruhan.
Sumber: Databoks — Penutupan IHSG; Databoks — Indeks sektoral; MetroTV; Kontan. Seluruh laporan bertanggal 9 Oktober 2026.




Tinggalkan Balasan