Jakarta, (BlueFindo.com) — Investor asing mencatat pembelian bersih terbesar pada ENRG dan penjualan bersih terbesar pada GOTO di pasar reguler, Jumat, 9 Oktober 2026. Pergerakan dana ini berlangsung ketika IHSG menutup perdagangan dengan kenaikan 1,04 persen ke 6.093,76.
Daftar berikut diurutkan berdasarkan nilai transaksi bersih asing dalam rupiah di pasar reguler. Net buy berarti pembelian asing melebihi penjualannya; net sell menunjukkan keadaan sebaliknya. Peringkat ini berbeda dari daftar berdasarkan volume saham atau nilai transaksi bruto.
ENRG Memimpin Pembelian Bersih Asing
ENRG menempati urutan pertama dengan net buy Rp34,88 miliar. EMAS dan ARCI menyusul. Berikut 10 saham dengan nilai pembelian bersih asing terbesar, berdasarkan data Stockbit Sekuritas yang dihimpun Banyu Capital untuk sesi tersebut.
| Peringkat | Saham | Net buy (Rp miliar) |
|---|---|---|
| 1 | ENRG | 34,88 |
| 2 | EMAS | 17,33 |
| 3 | ARCI | 15,96 |
| 4 | ICBP | 14,25 |
| 5 | PTRO | 13,15 |
| 6 | TPIA | 12,92 |
| 7 | SINI | 12,75 |
| 8 | ERAA | 12,61 |
| 9 | GGRM | 12,28 |
| 10 | DSSA | 10,16 |
GOTO Menjadi Sasaran Penjualan Bersih Terbesar
Di sisi penjualan, GOTO mencatat net sell Rp154,63 miliar, diikuti BBRI dan TLKM. Berikut daftar penjualan bersih asing pada cakupan pasar dan tanggal yang sama.
| Peringkat | Saham | Net sell (Rp miliar) |
|---|---|---|
| 1 | GOTO | 154,63 |
| 2 | BBRI | 80,01 |
| 3 | TLKM | 46,49 |
| 4 | PACK | 23,13 |
| 5 | AADI | 20,13 |
| 6 | BBNI | 14,79 |
| 7 | ASII | 14,43 |
| 8 | ITMG | 13,97 |
| 9 | HRTA | 12,27 |
| 10 | INCO | 11,16 |
Catatan tabel: angka net sell ditampilkan sebagai besaran penjualan bersih positif agar mudah dibandingkan. Seluruh nilai dalam Rp miliar; sumber data tidak diakses langsung dari terminal Stockbit, melainkan melalui rekap Banyu Capital.
Pasar Reguler Masih Net Sell, Seluruh Pasar Berbeda
Rekap tersebut mencatat net sell asing pasar reguler Rp141,50 miliar. Sementara itu, statistik BEI untuk seluruh pasar menunjukkan net buy Rp30,40 miliar. Perbedaan cakupan menjelaskan mengapa angka agregat yang positif tidak berarti pasar reguler sudah berbalik menjadi pembelian bersih.
Membaca Arus Asing Bersama Pergerakan Harga
Ulasan Bluefindo menempatkan kedua daftar ini sebagai peta distribusi dana pada satu sesi. Saham yang mendapat net buy tidak otomatis paling banyak dibeli secara bruto: nilai pembelian dan penjualannya harus dibandingkan terlebih dahulu. Demikian pula, banyaknya lot tidak bisa langsung disamakan dengan besarnya dana karena harga setiap saham berbeda.
Untuk membaca kelanjutan pola ini, pembaca dapat membandingkan transaksi bersih pada beberapa sesi, perubahan harga, dan likuiditas masing-masing saham. Data satu hari belum menunjukkan konsistensi akumulasi atau distribusi, sehingga tidak cukup untuk menyimpulkan prospek suatu emiten.
Baca juga: IHSG Bangkit 1,04% ke 6.093: Barang Baku Memimpin, 10 Sektor Menghijau.
Sumber: Banyu Capital — Rekap EOD 9 Oktober 2026 (tabel Foreign Regular Market Stockbit Sekuritas dan rekap statistik BEI); Databoks — Penutupan IHSG 9 Oktober 2026.




Tinggalkan Balasan