Jakarta, Blue Finance – PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) sedang berupaya menyelesaikan kewajiban untuk membuka kembali suspensi saham oleh Otoritas Bursa.

Direktur Utama JSKY, Jiung Fan, menyatakan kewajiban yang diselesaikan meliputi laporan keuangan tahun buku 2022, 2023, dan 2024, serta pembayaran angsuran homologasi sesuai keputusan PKPU.

“Perseroan berkomitmen untuk tunduk dan melaksanakan Putusan Majelis Hakim. Jika kondisi keuangan membaik sebelum target waktu, kami akan segera melunasi kewajiban kepada kreditur,” ujar Jiung.

Laporan keuangan 2022 telah mencapai progres 90% dan tenggat waktu hingga Oktober 2024. Laporan keuangan 2023 memiliki progres 25% dengan target penyelesaian Juni 2025. Laporan keuangan 2024 baru mencapai 5% dengan tenggat waktu Oktober 2025.

Pembayaran angsuran homologasi memiliki progres 7% dengan tenggat waktu hingga September 2030.

JSKY berharap langkah-langkah ini dapat membuka kembali suspensi saham, memperbaiki likuiditas, dan kepercayaan investor.

JSKY masuk papan pemantauan khusus pada 2 Agustus 2024 karena tidak memenuhi persyaratan saham free float dan memiliki likuiditas rendah.

,


Eksplorasi konten lain dari Blue Finance Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Sedang Tren