- Powered by
- WordPress
-
Puri Global (PURI) Luncurkan The Monde City di Batam
Puri Global akan menyerahkan The Monde City secara bertahap pada 2025, setelah proyek ini diluncurkan pada 2021 dan terjual hampir 1.000 unit. Berlokasi di Batam, proyek ini menawarkan hunian terjangkau dengan fasilitas lengkap dan memenangkan penghargaan Best Affordable Condo Development. The Monde City menarik minat generasi milenial untuk investasi.
-
Swiss-Belexpress Hotel Tutup, Berganti Nama Kedaton 8 Xpress
Swiss-Belhotel International will cease operations of the Swiss-Belexpress Hotel Rest Area KM 19 effective December 31, 2024. The decision follows a meeting between Puri Sentul Permai and Swiss-Belhotel. The hotel will be renamed Kedaton 8 Xpress and may retain its current name for up to six months during the transition.
-
Bliss Properti Indonesia (POSA): Tantangan Delisting dan Penagihan
Bliss Properti Indonesia (POSA) berencana menarik kembali dana dari pemegang saham mayoritas, namun mengalami kendala yang membuat waktu penyelesaian tidak pasti. Perusahaan terancam delisting setelah 49 bulan suspensi. Bersama 43 emiten lainnya, Bliss Properti menghadapi potensi delisting terkait status suspensi mereka di bursa.
-
IHSG Naik 1,82%: Analisis Pergerakan Saham Terbaru
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meningkat 1,82% ke level 7.036,57 dengan transaksi Rp29,22 triliun dan volume 64,13 miliar saham. Saham GOTO, BREN, dan BRMS mendukung kenaikan, sementara MEGA, ADRO, dan INTP menjadi penekan. Sebanyak 263 saham naik di atas 2% selama sepekan kemarin.
-
CGS International Kumpulkan Saham BIPI Menjadi 17% di Desember 2024
CGS International Securities Singapore Pte Ltd secara agresif mengakumulasi saham Astrindo Nusantara (BIPI) dengan membeli 2,72 miliar saham antara 2-30 Desember 2024, melalui 19 transaksi. Akibatnya, total kepemilikan saham CGS Securities meningkat menjadi 10,83 miliar saham, setara dengan 17 persen dari total kepemilikan.
-
Gwie Gunawan Serahkan Saham Gunawan Dianjaya Steel (GDST) ke Keluarga
Gwie Gunawan mengalihkan 8,03 miliar saham Gunawan Dianjaya Steel kepada istri dan anak-anaknya pada 23 Desember 2024. Sebanyak 86,94 persen saham diberikan kepada tiga anaknya, dengan Dwie Gunadi menerima 43,47 persen. Pengalihan ini dilakukan karena usia lanjut dan kondisi kesehatan, diikuti keputusan keluarga untuk pembagian saham.
-
Permasalahan Proyek Terregra Asia (TGRA) dan Solusi Energi Hijau
Proyek Terregra Asia (TGRA) terhambat oleh masalah anggaran, dengan pembangunan mini hydro power plant sejak IPO 2017 mengalami penundaan. Manajemen baru mencoba mencari pembiayaan dan mitra strategis. Target pembangunan proyek baru diperkirakan antara 2025, namun likuiditas dan ekuitas tetap menjadi tantangan utama. Proyek cascade dilakukan untuk efisiensi.
-
Dividen Interim TOWR 2024: Jadwal dan Detail Pembayaran
Pada awal tahun 2025, grup Djarum akan memulai cum date untuk dividen interim PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) sebesar Rp6 per saham, total Rp300.220.400.076. Saham TOWR turun Rp20 menjadi Rp700. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 22 Januari 2025 setelah serangkaian tanggal penting terkait.
-
Saham PT Adhi Karya: Lonjakan Harga Januari 2025
Saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menunjukkan pemulihan setelah penurunan di Desember 2024, dengan kenaikan sebesar +7,55% dan +8,77% pada 2 dan 3 Januari 2025. Saham ditutup di 248 dengan 22,58 juta transaksi. Net buy dari Mandiri Sekuritas dan Aldiracita Sekuritas masing-masing mencapai Rp 1,8 miliar dan Rp 1,1 miliar.
-
Penyewaan Kapal Humpuss Maritim Senilai USD9,88 Juta
Entitas Humpuss Maritim (HUMI) menyewa kapal MT MAC Singapore seharga USD9,88 juta dari Pelayaran Maritim Hijau melalui Hutama Trans Kencana (Matrans) untuk 5 tahun. Matrans akan mengoperasikan kapal mulai 1 Januari 2025, dengan opsi beli senilai USD1,5 juta setelah masa sewa, menunjang pengembangan usaha.
-
Saranakelola Jual 4,7 Juta Saham Meratus: Dampak dan Analisis
Saranakelola Investa menjual 4,7 juta saham Meratus Jasa Prima pada 27 Desember 2024, menghasilkan dana Rp11,43 miliar. Penjualan terdiri dari 3,94 juta saham seharga Rp2.470 dan 757.800 saham seharga Rp2.250. Setelah transaksi, kepemilikan Saranakelola turun menjadi 78,68 persen, bertujuan meningkatkan partisipasi investor retail.
-
BUVA Mengonversi Utang Jadi Modal Disetor Rp333,91 Miliar
Bukit Uluwatu Villa (BUVA) mengonversi utang anak usaha menjadi modal disetor sebesar Rp333,91 miliar dengan menyerap 333.917 saham Bukit Lagoi Villa (BLV) pada 31 Desember 2024. Kepemilikan saham BLV oleh BUVA meningkat menjadi 99,94 persen. Laba BUVA per kuartal III 2024 turun 75,28 persen, mencapai Rp14,25 miliar.
-
United Tractors Investasi Rp176 Miliar di Bina Pertiwi Energi
United Tractors (UNTR) menginvestasikan Rp176,17 miliar ke Bina Pertiwi Energi (BPE) melalui anak usaha Energia Prima Nusantara (EPN), menyelesaikan transaksi pada 31 Desember 2024. EPN kini memiliki 391.499 saham BPE. Transaksi ini berfokus pada peningkatan modal kerja dan tidak mengandung benturan kepentingan sesuai regulasi OJK.
-
Kirana Megatara Pangkas Modal Anak Usaha Rp47 Miliar
Kirana Megatara (KMTR) memangkas setoran modal anak usaha total Rp47 miliar, meliputi Kirana Triputra Persada (KTP) dan Anugerah Alam Persada (AAP). KTP mengalami pemotongan Rp40 miliar menjadi Rp520 miliar, dan AAP sebesar Rp7 miliar menjadi Rp154,1 miliar. Pengurangan ini tidak mempengaruhi kepemilikan atau operasional perusahaan.