JAKARTA, 1 Januari 2026 – Perusahaan energi nasional, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), baru saja melaporkan penyelesaian transaksi internal bernilai miliaran rupiah. Emiten yang didirikan oleh mendiang Arifin Panigoro ini tercatat mengantongi dana sebesar Rp24,17 miliar melalui langkah divestasi strategis.
Dana tersebut diperoleh dari hasil pengalihan atau divestasi 926.331.662 saham PT Exspan Petrogas Intranusa (EPI) kepada PT Medco LNG Indonesia (MLI). Seluruh proses administrasi dan transaksi ini telah secara resmi dituntaskan pada tanggal 26 Desember 2025.
Status Transaksi Afiliasi Manajemen menjelaskan bahwa jual beli saham ini merupakan transaksi afiliasi. Hal ini dikarenakan Medco Energi (MEDC) merupakan pemilik mayoritas dari kedua perusahaan yang terlibat, yakni memegang 99,99 persen saham EPI dan menguasai secara langsung seluruh saham MLI.
Meskipun melibatkan angka yang cukup besar, Corporate Secretary Medco Energi, Siendy K. Wisandana, menegaskan bahwa langkah ini tidak membawa pengaruh negatif bagi perusahaan.
“Transaksi tersebut tidak berdampak negatif terhadap perseroan, baik dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha sebagai emiten. Kegiatan usaha tetap berjalan normal,” ujar Siendy dalam keterangan resminya.
Kondisi Saham MEDC Di sisi lain, pergerakan saham MEDC di pasar modal menutup akhir tahun 2025 di zona merah. Saham MEDC tercatat merosot 0,74 persen atau turun 10 poin ke level Rp1.345 per lembar dari harga pembukaan di kisaran Rp1.355. Tekanan jual yang terjadi sepanjang perdagangan membuat saham ini gagal beranjak dari zona negatif hingga penutupan pasar.
Penyelesaian transaksi internal ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi dan efisiensi manajemen aset di bawah payung besar Medco Energi dalam menyongsong tahun operasional 2026.





Tinggalkan komentar