Powered by
WordPress
  • MCAS Selesaikan Buyback Saham Senilai Rp 90 Miliar di 2024

    PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) successfully completed its share buyback from September 26 to December 31, 2024, utilizing over Rp90 billion. The company repurchased 351,200 shares at an average price of Rp1,139 each, amounting to 1.16% of its total shares, with a remaining buyback fund of Rp90.29 billion.

  • RUPSLB Transcoal Pacific (TCPI) Setuju Private Placement di 2025

    Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Transcoal Pacific Tbk. pada 6 Januari 2025 menyetujui private placement maksimal 10% saham dengan harga Rp100 per lembar. Direktur perusahaan menjelaskan langkah ini bertujuan untuk memperkuat dan mengembangkan usaha serta mewujudkan visi sebagai penyedia jasa logistik terbaik di Indonesia.

  • Rencana Merger Garuda Indonesia dan Pelita Air

    Garuda Indonesia (GIAA) mengklaim bahwa merger dengan Pelita Air sedang dalam tahap diskusi awal, melibatkan kajian bersama Kementerian BUMN. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sinergi bisnis yang dapat menguntungkan masyarakat. Progres merger akan diinformasikan lebih lanjut jika ada perkembangan signifikan, tanpa berdampak negatif pada perusahaan atau harga saham.

  • 32 Perusahaan Raih Rp49,91 Triliun Lewat Aksi Korporasi 2024

    Sepanjang 2024, 32 perusahaan di Jakarta menggelar aksi korporasi, mengumpulkan Rp 49,91 triliun melalui HMETD dan private placement. Sebanyak 15 perusahaan memperoleh Rp 34,42 triliun, didominasi sektor keuangan dan infrastruktur. Sementara 17 perusahaan menghimpun Rp 15,49 triliun, terutama dari barang konsumsi. Aksi tersebut bertujuan memperkuat struktur permodalan.

  • Investor Asing Jual Saham BRMS

    Pada 6 Januari 2024, investor asing 1st Financial Company Limited melepas 713,16 juta saham PT Bumi Resources Minerals Tbk, mengurangi kepemilikan dari 10,05% menjadi 9,55%. Beberapa transaksi saham lainnya terjadi, termasuk penjualan oleh HSBC dan pembelian oleh PT Dwimuria Investama Andalan, antara lain.

  • SAPX: Fokus Efisiensi dan Pertumbuhan 25-30% di 2025

    PT Satria Andalan Prima Tbk (SAPX) menargetkan pendapatan Rp750-800 miliar pada 2025 dengan pertumbuhan 25-30%. Hingga September 2024, pendapatan mencapai Rp523,35 miliar meski laba bersih turun karena biaya operasional. Fokus pada efisiensi biaya dan segmen B2B untuk mencapai target. SAPX juga akan meluncurkan sistem pembayaran baru.

  • PTPP Siapkan Rp 200 Miliar untuk Lunasi Kewajiban Keuangan

    PT PP Tbk (PTPP) menyiapkan dana Rp 200 miliar dari kas internal untuk melunasi kewajiban keuangan, termasuk Obligasi dan Sukuk yang jatuh tempo pada 21 April 2025. Total kewajiban tersebut terdiri dari Rp 140 miliar Obligasi dan Rp 60 miliar Sukuk. PTPP berkomitmen memenuhi kewajiban tepat waktu.

  • Kinerja Keuangan Bagus: Bank Raya Tumbuh 130% di 2024

    Bank Raya (AGRO) menerima penghargaan Excellence in Financial Innovation and Impact pada BUMN Awards 2024 sebagai pengakuan atas inovasi digital. Kinerja keuangan positif tercermin dalam laba bersih sebesar Rp33,9 miliar, dengan pertumbuhan aset dan kredit masing-masing 12,1% dan 20,7%. Inovasi digital meningkatkan layanan untuk 910 ribu nasabah.

  • Tender Wajib Saham MINA: Strategi Investasi Happy Hapsoro

    Happy Hapsoro will undertake a mandatory tender offer for 2.825 billion shares (43.05%) of PT Sanurhasta Mitra Tbk at Rp25 per share, totaling Rp70.631 billion. The offer period is from January 9 to February 7, 2025. Once completed, Hapsoro will control 51.44% of the company, focusing on investment and operational development.

  • Aktivitas Eksplorasi PTBA Triwulan IV 2024 Habiskan Rp 21,69 Miliar

    PTBA melaporkan kegiatan eksplorasi pada Triwulan IV 2024 yang melibatkan metode Coring dan Open Hole dengan biaya total Rp24,09 miliar. Aktivitas mencakup 93 titik bor dan pengambilan ratusan sampel untuk analisis kualitas dan mekanika batuan. Eksplorasi di Tanjung Enim akan berlanjut ke tahun 2025.

  • Darmawan Suryadi Tambah Kepemilikan Saham JAYA

    Pada 2 Januari 2025, Darmawan Suryadi, Direktur Utama PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA), menambah kepemilikan sahamnya dengan membeli 108.100 lembar saham di harga Rp92 per lembar. Sebelumnya, ia juga membeli 779.000 lembar saham JAYA pada Desember 2024. Kepemilikan sahamnya kini mencapai 149,72 juta lembar, atau 18,75%.

  • WSBP Selesaikan Pengiriman Spun Pile untuk Proyek NICE di PIK 2

    PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menyelesaikan pengiriman 21.498 batang spun pile untuk proyek Nusantara International Convention & Exhibition Center (NICE) senilai Rp97,97 miliar. Fandy Dewanto mengungkapkan prospek kontrak baru dalam pengembangan Kawasan PIK 2, dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan dalam pembangunan infrastruktur.

  • Pengunduran Diri Direksi PT XL Axiata: Penyebab dan Dampaknya

    Direksi PT XL Axiata Tbk, Rico Usthavia Frans dan I Gede Darmayusa, mengundurkan diri karena alasan pribadi, mengikuti Dian Siswarini dan Abhijit Navalekar. Efektifnya pengunduran diri ini tergantung pada RUPS. Saat ini, Direksi tersisa dengan tiga anggota. Soltius Indonesia mendukung transisi merger XL dan FREN dengan keahlian SAP.

  • Proyek SUNRISE: Inovasi TGKA dan MTDL

    PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) dan PT Soltius Indonesia bekerja sama dalam Proyek SUNRISE untuk memperbarui sistem ERP ke RISE with SAP S/4HANA di Google Cloud Platform. Peluncuran ini mendukung inovasi TGKA dan memperkuat daya saingnya, sekaligus sejalan dengan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam digitalisasi. Proyek Go Live pada 6 Januari 2025.