Powered by
WordPress
  • Buyung Poetra Sembada Perluas Distribusi Beras HOKI dengan Indomarco

    Produsen beras ‘Topi Koki’, Buyung Poetra Sembada (HOKI), menjalin kemitraan dengan Indomarco untuk memperluas distribusi. Dengan 600 ribu outlet aktif, produk HOKI dapat tersebar di seluruh Indonesia. Direktur Budiman Susilo menekankan bahwa kolaborasi ini diharapkan meningkatkan penjualan dan memberi dampak positif bagi konsumen.

  • Garuda Indonesia Perkuat Posisi dengan Right Issue GMF Asia

    Garuda Indonesia (GIAA) menguatkan penguasaannya atas GMF Asia (GMFI) dengan melaksanakan right issue senilai Rp418,28 miliar, mengakuisisi 9,09 miliar saham GMFI pada harga Rp46 per saham. Kepemilikan Garuda dalam GMFI meningkat menjadi 91,76% melalui skema inbreng aset hangar dan fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta.

  • GIAA Meningkatkan Kepemilikan di GMFI Menjadi 91,76%

    PT Garuda Indonesia meningkatkan kepemilikan saham di PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia menjadi 91,76%. Ini menunjukkan langkah positif dan komitmen kuat untuk pengembangan infrastruktur penerbangan.

  • Hari Pertaman YOII di BEI: Saham Loncat 29%

    PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) sukses melantai di BEI, mencatatkan kenaikan saham 29%. Dengan fokus layanan digital, YOII siap memenuhi kebutuhan asuransi masyarakat modern.

  • Saham PACK Melonjak Tajam Setelah Diakuisisi EEP

    PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) kembali tercatat di papan akselerasi setelah ditarik dari BEI pada 8 Januari 2025. Sahamnya melonjak 9,55% ke Rp 975, mengalami kenaikan 2.608% dalam tiga bulan, terkait akuisisi oleh PT Eco Energi Perkasa. PACK juga mengubah nama dan rencana penggunaan dana IPO.

  • Darma Henwa Upayakan Hapus Defisit Rp1,08 Triliun

    Darma Henwa (DEWA) berusaha menghapus defisit Rp1,08 triliun melalui saling hapus akun penyesuaian Perubahan Mata Uang dan Saldo Laba Negatif. RUPSLB semula dijadwalkan pada 13 Februari 2025 dibatalkan untuk memastikan kepatuhan. Laporan keuangan menunjukkan penyesuaian Perubahan Mata Uang Rp1,462 triliun dan defisit yang sama.

  • Saham CLAY Disuspensi: Apa Penyebab dan Dampaknya?

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) pada 7 Januari karena rendahnya aktivitas dan likuiditas selama tiga bulan, serta penurunan harga saham sebesar 9,77%. Likuiditas harian CLAY di bawah Rp5 juta, dengan total saham 2,57 miliar dan 741 pemegang saham.

  • Bank BTN Akuisisi Properti IFG Senilai Rp15,9 Miliar

    PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah membeli dua properti dari PT Asuransi Jiwa IFG seharga Rp15,9 miliar pada 31 Desember 2024. Transaksi meliputi properti di Kota Tegal dan Pangkalpinang. Manajemen BBTN menyatakan tidak ada benturan kepentingan dan transaksi ini tidak material menurut peraturan OJK.

  • Penurunan Harga Saham SAPX: Analisis Kuartal III-2024

    PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) mengalami penurunan harga saham 40,4 persen dalam sebulan dan 48,26 persen dalam tiga bulan, dipicu oleh kinerja Kuartal III-2024 yang lemah dan ketidakpastian ekonomi global. BEI meminta Public Expose Insidentil untuk menjelaskan kondisi bisnis dan rencana SAPX yang berfokus pada segmen B to B serta efisiensi operasional.

  • BEI Awasi Saham NAYZ dan MMIX: Apa Arti untuk Investor?

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi pergerakan harga saham PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) karena menunjukkan pola transaksi tidak biasa. Saham NAYZ dan MMIX naik masing-masing 30,65% dan 71,19% dalam sepekan. BEI mengimbau investor untuk mencermati kinerja dan informasi perusahaan.

  • JSKY: Komitmen untuk Selesaikan Kewajiban dan Pulihkan Likuiditas

    PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) berupaya mengakhiri suspensi saham oleh Otoritas Bursa dengan menyelesaikan kewajiban laporan keuangan tahun 2022, 2023, dan 2024 serta pembayaran angsuran homologasi. Progres laporan keuangan dan angsuran menunjukkan perbaikan bertahap, sekaligus bertujuan meningkatkan likuiditas dan kepercayaan investor.

  • Saham RATU: Distribusi dan Penjatahan IPO

    PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 8 Januari 2025 dengan 2.715.053.800 saham. Dalam IPO, RATU menawarkan 20% dari total saham seharga Rp1.150. Beberapa investor mengeluhkan penjatahan yang tidak memuaskan. Menurut analis, saham RATU memiliki potensi positif setelah listing.

  • PT Gesit Perkasa Naikkan Kepemilikan Saham ALKA

    PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) melaporkan bahwa PT Gesit Perkasa meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi 84% setelah mengakuisisi 73,28 juta saham. Kesepakatan ini senilai Rp27,41 miliar dengan harga Rp374 per saham. Selain itu, PT Gesit Alumnas melakukan divestasi 16% saham ALKA, sementara harga ALKA saat ini mencapai Rp338 per saham.

  • Perdagangan Saham CLAY Dibuka Kembali Setelah Suspensi

    Perdagangan saham PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) dibuka kembali pada 7 Januari 2025 setelah suspensi selama sebulan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) akibat kenaikan harga tidak biasa. Sebelum itu, saham CLAY mengalami lonjakan 9,92 persen, namun setelah perdagangan dibuka kembali, harga turun 9,77 persen menjadi Rp240.