Powered by
WordPress
  • INPP Dapat Peringkat idA- dengan Prospek Stabil

    Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA- untuk Indonesian Paradise Property (INPP) dan idAAA(cg) untuk Obligasi I 2025 senilai Rp500 miliar. Dana obligasi digunakan untuk refinancing dan modal kerja. Peringkat mencerminkan stabilitas pendapatan dan posisi pasar, tetapi dibatasi oleh profil keuangan moderat dan risiko proyek.

  • Surya Permata Andalan: Sisa Dana IPO dan Proyek Resort

    Per 30 Juni 2024, Surya Permata Andalan (NATO) memiliki sisa dana IPO Rp128,23 miliar untuk pembangunan resort di Selayar, Pulau Rote, dan Kalimantan Utara. Penurunan wisatawan akibat pandemi mempengaruhi rencana pembangunan, yang diperkirakan selesai dalam 2-3 tahun. Sisa dana Rp8,23 miliar disimpan di Bank CIMB Niaga.

  • HSBC Kurangi Kepemilikan di Bumi Resources: Detail Transaksi

    HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self mengurangi kepemilikan saham Bumi Resources dengan menjual 9,36 juta saham pada 3 Januari 2025. Setelah transaksi, kepemilikan HSBC menjadi 39,18 miliar saham atau 10,55%. Nilai transaksi sekitar Rp1,17 miliar, tetapi harga pembelian dan tujuan transaksi tidak diungkapkan.

  • Transaksi Buyback Saham BBMD: Pengalihan dan Hasil

    PT Bank Mestika Dharma Tbk. (BBMD) telah melakukan transaksi pengalihan saham hasil buyback, menjual 2.055.800 saham dengan harga rata-rata Rp1.900 per saham, menghasilkan Rp1.894.256.300. Program buyback bertujuan meningkatkan nilai pemegang saham. Saat ini, masih tersisa 60.965.400 saham dalam program tersebut. Harga saham BBMD saat ini Rp1.855.

  • HEM Jual Saham HILL: Strategi Investasi Rp103,6 Miliar

    PT Hillcon Equity Management (HEM) meraih Rp103,6 miliar dari penjualan 37 juta saham PT Hillcon Tbk (HILL) seharga Rp2.800 per lembar. Penjualan ini adalah strategi investasi HEM. Setelah transaksi, kepemilikan saham HEM menurun menjadi 1,82 miliar. Sebagian besar saham HILL masih dimiliki pemegang saham pengendali.

  • Transaksi Saham PRAY: Yos Effendi Susanto Naikkan Porsi Kepemilikan

    Yos Effendi Susanto, pemegang saham PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY), menambah 3 juta saham pada 30 Desember dengan harga Rp720 per saham. Setelah transaksi, kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 0,82%. PRAY melaporkan laba bersih Rp216,70 miliar untuk September 2024, naik dari Rp174,18 miliar tahun lalu.

  • IATA Akan Terbitkan 20,19 Miliar Saham Baru

    PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) akan menerbitkan 20,19 miliar saham Seri B dengan nominal Rp50. Rencana ini disetujui pada RUPSLB 18 Desember 2024 dan akan dilaksanakan 6-19 Maret 2025. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha, meningkatkan modal disetor menjadi Rp2,60 triliun.

  • Peringkat idA+ RAJA: Antisipasi IPO RATU

    PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) received an “idA+” rating from Pefindo ahead of its subsidiary PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) listing. The rating indicates a strong market position but is limited by commodity price fluctuations and concentrated customer risks. RATU recently completed an IPO, raising Rp624,46 billion.

  • MMIX dan Fujian Nicepaper Luncurkan Perusahaan Patungan MNPI

    PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) dan Fujian Nicepaper Hygiene Products Co. membentuk perusahaan patungan, PT Multi Nice Paper Indonesia (MNPI), di industri kertas tissue dan non-woven dengan modal Rp31 miliar. MMIX memiliki 15% saham, sedangkan Fujian Nicepaper 85%. MNPI diharapkan memperluas jaringan usaha MMIX.

  • Saham ASLI Turun 50% Sejak IPO: Apa Penyebabnya?

    Saham PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) mengalami penurunan 50% sejak IPO pada 5 Januari 2024, stagnan di Rp50 per saham pada 6 Januari. Setelah IPO, harga saham ASLI jatuh dari Rp100 ke Rp50 per lembar. Dana IPO Rp125 miliar dialokasikan untuk modal dua anak perusahaan.

  • BBTN Selesaikan Pembelian Properti IFG Senilai Rp15,9 Miliar

    PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menyelesaikan pembelian dua properti dari PT Asuransi Jiwa IFG senilai Rp15,9 miliar pada 31 Desember 2024. Pembelian ini bertujuan mendukung relokasi dan perluasan kantor. Transaksi ini tidak melibatkan benturan kepentingan dan tidak tergolong material menurut regulasi OJK yang berlaku.

  • United Tractors Invest Rp176 Miliar ke Bina Pertiwi Energi

    PT United Tractors Tbk (UNTR) invests Rp176,17 billion in PT Bina Pertiwi Energi (BPE) via PT Energia Prima Nusantara (EPN), acquiring 88,944 new shares on December 31, 2024. This capital injection aims to support BPE’s working capital needs, enhancing EPN’s total holdings in BPE to 391,499 shares.

  • GRPM Dapat Pinjaman Rp25 Miliar Dari Bank Mandiri

    PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) telah memperoleh pinjaman Rp25 miliar dari PT Bank Mandiri untuk meningkatkan modal kerja. Direktur GRPM, Lili Solihah, menyatakan bahwa pinjaman ini mendukung pertumbuhan usaha. Pada kuartal I-2024, GRPM mencatat peningkatan laba bersih hingga 64,09% berkat lonjakan penjualan yang signifikan.

  • Kinerja TLKM: Tantangan dan Peluang di 2025

    Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) diperkirakan pulih pada 2025 setelah penurunan 23% di 2024. Kinerja TLKM buruk, dengan pendapatan naik hanya 0,9% dan laba bersih turun 9,4%. Manajemen diharapkan meningkatkan pendapatan dari bisnis nonseluler dan melakukan efisiensi pada anak usaha untuk memulihkan kinerja.