- Powered by
- WordPress
-
IPO Saham CBDK: Proyeksi dan Peluang Investasi
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melantai di BEI pada 13 Januari 2025, menawarkan 566.894.500 saham dengan harga Rp 4.060. Permintaan sahamnya mencapai 9,58 kali, dengan potensi kenaikan signifikan.
-
Bank Capital Masuk Kategori KBMI II: Apa Artinya?
PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACA) mendapatkan tambahan modal dari PT Capital Global Investama, naik ke KBMI II, menunjukkan komitmen penguatan permodalan dalam mendukung UMKM dan pertumbuhan ekonomi.
-
AADI Melonjak 10%: Analisis Pertumbuhan Saham
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melonjak 10,06% pada 10 Januari 2025, dengan proyeksi pendapatan 2026 mencapai US$ 6,6 miliar dan rekomendasi beli dari KB Valbury Sekuritas.
-
Laporan Buyback Saham JRPT: 839 Juta Saham Dibeli
Jakarta, BFI – PT Jaya Real Property Tbk (JRPT) melaporkan hasil buyback saham periode 20 Desember 2019 hingga 31 Desember 2024. Wakil Direktur Utama JRPT, Yohannes Henky Wijaya, menyatakan JRPT membeli kembali 839.280.900 saham dengan harga rata-rata Rp503 per saham. JRPT mengeluarkan dana Rp423,50 miliar untuk buyback, dengan sisa biaya Rp52,25 miliar.
-
Potensi Saham BREN Masuk Indeks Global: Apa Artinya?
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 2,20% menjadi Rp 10.450, dengan rekomendasi hold dari analis dan potensi masuk indeks global jika harga melebihi Rp 11.100.
-
Transaksi Saham FILM: Morgan Stanley Jual 62,9 Juta Saham
PT MD Entertainment Tbk mengumumkan bahwa Morgan Stanley menjual 62,916,700 saham seharga Rp1.196 per saham, mengurangi kepemilikan menjadi 1,32 miliar saham atau 13,419%.
-
Akankah VKTR Jadi Pelopor Transportasi Ramah Lingkungan di Indonesia?
PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk meluncurkan 20 bus listrik CKD untuk TransJakarta, memperkuat transportasi ramah lingkungan dan industri lokal, mendukung kebijakan pemerintah terkait produk dalam negeri.
-
Dividen Interim 2024: ADRO Akan Bayar US$ 200 Juta
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) akan membayarkan dividen interim US$ 200 juta pada 15 Januari 2025, di tengah penurunan harga saham dan laba bersih yang diprediksi turun.
-
Transaksi Saham MICE: Buana Graha Utama Kuasai 45,98%
PT Buana Graha Utama meningkatkan kepemilikan saham di PT Multi Indocitra Tbk menjadi 45,98 persen setelah membeli lebih dari 111.000 lembar saham pada Januari 2025 untuk tujuan investasi.
-
Bank-Bank Besar: Proyeksi Laba Bersih dan Tantangan 2025
Proyeksi laba bersih bank besar akan berubah menuju 2025, dengan BMRI menjadi yang tertinggi, sementara BBRI mengalami penurunan signifikan. Tantangan likuiditas dan perlambatan kredit menjadi perhatian utama.
-
Josef Kandiawan Tambah Saham KUAS: Apa Alasannya?
Josef Kandiawan dari PT Ace Oldfields Tbk menambah kepemilikan saham KUAS menjadi 15,36 persen setelah membeli 650.000 lembar saham pada Januari 2025.
-
Potensi Cipratan ke PTPP Dari Proyek 1 Juta Rumah
Indonesia dan Qatar telah menjalin kerja sama untuk pembangunan 1 juta rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. MoU ini ditandatangani oleh pejabat kedua negara dan disaksikan Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, dan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.
-
ANTM Luncurkan Laporan Eksplorasi Mineral 2024
PT Aneka Tambang Tbk melaporkan eksplorasi mineral fokus pada emas, nikel, dan bauksit dengan total biaya Rp271,49 miliar, melibatkan berbagai kegiatan geologi dan analisis di lokasi berbeda.
-
Management Tingkatkan Kepemilikan Saham PANR: Ada Apa?
PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) mengumumkan bahwa Komisaris Satrijanto Tirtawisata menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 11.700.000 lembar pada Januari 2025, dengan harga bervariasi. Setelah transaksi, kepemilikan sahamnya menjadi 120.116.300 lembar atau 8,66%. Saham PANR turun Rp5 menjadi Rp775 pada 10 Januari.