Powered by
WordPress
  • Bayan Group: Pendalaman Eksplorasi di Kalimantan Menghabiskan USD 2,49 juta

    Bayan Group mengalokasikan dana US$2,49 juta untuk eksplorasi di tiga wilayah pada triwulan IV 2024. Tiga anak usaha terlibat, dengan PT Elnusa Tbk melakukan eksplorasi di WBM dan hasil 6.322 titik vibro point. Tambang berada di Kalimantan Timur dan Selatan, dengan produksi batu bara bituminous tinggi.

  • Masuk Daftar UMA: Management CUAN Bilang Begini

    PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) kembali masuk daftar Unusual Market Activity setelah lonjakan harga saham 12,19% pada 8 Januari 2025. Peningkatan ini dipicu oleh berita positif dari anak usaha dan fasilitas kredit dari Bank Negara Indonesia. CUAN juga mencatatkan kenaikan signifikan dalam pendapatan dan laba bersih pada September 2024.

  • Mengapa TGUK Menutup 100 Gerai di 2024?

    PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) menutup lebih dari 100 gerai pada 2024, menyisakan 35 gerai, akibat penurunan daya beli masyarakat dan biaya belanja online yang tinggi. Penutupan terjadi sejak Q1 hingga Q3 2024, mencerminkan tantangan di industri F&B, setelah TGUK memiliki 152 gerai pada akhir 2023.

  • Kedoya Adyaraya (RSGK) Investasi Rp250 Miliar di Sinar Medika Sejahtera

    Kedoya Adyaraya (RSGK) menginvestasikan Rp250 miliar ke Sinar Medika Sejahtera (SMS) pada 7 Januari 2025, mengubah jangka waktu pinjaman menjadi tiga tahun. Transaksi ini merupakan afiliasi karena RSGK memiliki 99,53 persen saham SMS. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan investasi dan kinerja usaha SMS, memberi manfaat bagi semua pihak terkait.

  • INPP Raih Rp652 Miliar dari Divestasi Saham NAP

    PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) memperoleh Rp652,65 miliar dari divestasi 36,7% saham di PT Narpati Arjaya Properti (NAP) kepada Hankyu Hanshin Properties ID-BWC LLC, Jepang. Setelah transaksi, INPP memegang 55,22% saham NAP. Dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan usaha, meningkatkan kinerja industri properti.

  • Kerja Sama PGAS dan BUMD Papua Barat dalam Pemanfaatan LNG

    Perusahaan Gas Negara (PGAS) menjalin kerja sama dengan BUMD Papua Barat untuk memanfaatkan LNG dari PT Padoma Lirik Energy, memenuhi kebutuhan sebesar ±20 MMSCFD. Kerja sama ini sejalan dengan ketentuan pemerintah demi ketahanan energi nasional dan sumber pasokan alternatif. PGN berharap proses ini berjalan baik dan memberikan manfaat.

  • Bayan Resources Investasi USD2,49 Juta untuk Eksplorasi

    Bayan Resources (BYAN) menginvestasikan USD2,49 juta dalam eksplorasi pada kuartal IV 2024, terutama untuk Blok Barat, Sepaso, Beruang, dan Bagian Selatan Konsesi. Blok Barat menyerap USD2,28 juta dengan metode vibroseis 2D dan 3D, sedangkan Blok Sepaso dan Beruang serta Bagian Selatan Konsesi menggunakan teknik pemboran open hole dan coring.

  • CSIS Rencana Right Issue 3,92 Miliar : Apa yang Perlu Diketahui Investor?

    Cahayasakti Investindo Sukses (CSIS) berencana menerbitkan right issue sebesar 3,92 miliar saham baru seharga Rp100 per saham, didukung 99,92 persen pemodal. Selain itu, perusahaan juga akan menerbitkan 392,1 juta waran. Dana yang diperoleh akan digunakan untuk modal kerja, pengembangan usaha, dan investasi di anak usaha serta entitas asosiasi.

  • Impack Pratama Suntik Modal USD 1,6 Juta ke IPV

    Impack Pratama (IMPC) telah menyuntikkan modal sebesar USD 1,6 juta ke Impack Vietnam Company (IPV) melalui pinjaman jangka panjang dengan bunga 4 persen per tahun. Pinjaman ini mencakup periode dari 23 Januari 2025 hingga 31 Oktober 2029 dan akan digunakan untuk modal kerja. Transaksi ini berdampak negatif bagi perusahaan.

  • Penurunan Saham ADRO: Tren dan Prediksi

    Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun 2,50% menjadi Rp 2.340 pada 9 Januari 2025, dengan net sell asing Rp 17,7 miliar. Prediksi laba bersih ADRO terjun ke Rp 340 juta pada 2025 akibat penurunan harga batu bara dan porsi saham AADI. Broker mengupgradenya menjadi netral dengan target harga Rp 2.500.

  • Presiden Direktur Baru Cashlez (CASH): Optimisme Kedepan

    PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) has appointed Willy Chandry as the new president director, replacing Irianto Kusumadjaja. His leadership aims to enhance company performance amid competitive payment service challenges. Willy brings extensive financial experience, having held strategic roles in major banks and financial institutions prior to joining CASH.

  • BNI Dukung Pembiayaan Pekerja Migran melalui KUR

    PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berkomitmen mendukung program pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) lewat Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak 2015, BNI telah menyalurkan KUR PMI, dan sampai akhir 2024, penyaluran mencapai Rp900 miliar. BNI juga fokus pada pemberdayaan PMI melalui edukasi dan dukungan bisnis.

  • PT Raharja Energi Cepu Siapkan US$6,90 Juta untuk Blok Cepu

    PT Raharja Energi Cepu (REC) menyediakan pembiayaan cash call sebesar US$6,90 juta untuk pengembangan Blok Cepu, Jawa Timur. Transaksi ini bertujuan untuk peningkatan usaha energi upstream dan laba perusahaan. Suku bunga cash call ditetapkan SOFR+Margin 5%, dengan REC memegang 49% saham PT Petrogas Jatim Utama Cendana.

  • BATA Hapus Utang Rp 78,7 Miliar, Perkuat Posisi Keuangan

    PT Sepatu Bata Tbk (BATA) mencapai kesepakatan penghapusan utang total US$ 4,86 juta dengan Bata Brand S.A. untuk memperbaiki kinerja keuangan dan mendukung restrukturisasi setelah mengalami kerugian signifikan. Penghapusan utang diharapkan memperkuat posisi finansial dan memberikan ruang untuk fokus pada peningkatan penjualan di industri sepatu yang kompetitif.