Powered by
WordPress
  • Mizuho Leasing (VRNA) Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Barunya

    PT Mizuho Leasing Indonesia Tbk. mengumumkan perubahan kepemimpinan, termasuk pengunduran diri Direktur Utama Konosuke Mizuta dan penunjukan Takeshi Kurioka sebagai penggantinya. Selain itu, Mohammad Syahrial diberhentikan dari Komisaris Independen. Dua Direktur baru, Fransisca Yuliana Gunawan dan Ryuji Tarumi, juga diangkat, memperkuat struktur organisasi.

  • Analisis Aksi Korporat dan Pendanaan Di Desember 2025

    Lanskap korporat Indonesia aktif dengan penggalangan dana untuk ekspansi. Emiten mengamankan pinjaman besar dan mengadakan rights issue. Beberapa fokus pada diversifikasi, sementara transaksi saham mencerminkan dinamika kepemilikan. Kinerja perusahaan bervariasi, dengan beberapa mencatat kerugian, dan banyak yang membagikan dividen interim sebagai tanda kepercayaan investor.

  • BTN Perkuat Modal Inti Lewat Dana Segar Rp2 Triliun

    PT Bank Tabungan Negara (BTN) received a Rp2 trillion Shareholder Loan from PT Danantara Asset Management to bolster its capital structure for business expansion, particularly in housing finance. This Additional Tier 1 capital will enhance liquidity and maintain a healthy Capital Adequacy Ratio of 18-19%, supporting BTN’s role in national housing programs.

  • SMSM Terima Setoran Dividen Rp13,14 Miliar dari Anak Usaha di Malaysia

    PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) mengumumkan perolehan dana segar dari dividen sebesar MYR3,2 juta dari anak usaha di Malaysia, Bradke Synergies. Dengan total dividen akumulatif dari entitas domestik mencapai Rp59,174 miliar, perusahaan menunjukkan kinerja keuangan yang solid dan strategi manajemen yang efektif untuk mempertahankan nilai bagi pemegang saham.

  • Pefindo Sematkan Peringkat “idA+” untuk Summarecon (SMRA)

    PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menerima peringkat “idA+” dari Pefindo untuk rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahun 2025 senilai Rp3 triliun. Dana akan digunakan untuk akuisisi lahan, modal kerja, dan refinancing. Peringkat dapat meningkat jika penjualan dan pendapatan berulang tumbuh, namun menghadapi risiko kinerja di bawah target.

  • Indika Energy (INDY) Bentuk Dua Anak Usaha Jasa Konsultan

    PT Indika Energy Tbk mengumumkan pembentukan dua anak usaha baru, PT Indika Empat Mitra Timor dan PT Indika Empat Mitra Sumbawa, yang akan fokus pada jasa konsultasi manajemen di Indonesia Timur. Langkah ini mendukung strategi diversifikasi perusahaan dan memperkuat layanan profesional di pasar yang berkembang.

  • Indocement (INTP) Gandeng Raksasa Konstruksi Prancis Saint-Gobain

    PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) dan PT Cipta Mortar Utama (CMU) membentuk usaha patungan baru, PT Mortar Prakasa Utama (MPU), untuk meningkatkan penetrasi pasar mortar di Indonesia. PBI, anak usaha Indocement, menyerahkan 60 persen saham MPU kepada CMU. Kolaborasi ini bertujuan inovasi produk dan memperkuat posisi pasar kedua perusahaan.

  • Medco Energi (MEDC) Kucurkan Pinjaman Rp150 Miliar ke Satria Raksa Buminusa

    JAKARTA, 30 Desember 2025 – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memberikan pinjaman Rp150 miliar kepada anak usahanya, PT Satria Raksa Buminusa (SRB), untuk mendukung operasionalnya. Pinjaman jangka panjang ini mendukung diversifikasi Medco yang memiliki sekitar 80 anak perusahaan di berbagai sektor, di tengah pasar modal yang solid.

  • Baru Dicaplok Astra, Laba Mega Manunggal Property (MMLP) Justru Anjlok 77 Persen

    PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) melaporkan penurunan laba bersih 77,76 persen menjadi Rp50,39 miliar di kuartal III 2025, meskipun pendapatan tumbuh 3,24 persen menjadi Rp265,45 miliar. Anjloknya laba disebabkan oleh beban imbalan pascakerja dan penurunan nilai wajar properti. MMLP baru saja diakuisisi oleh Grup Astra.

  • Bidik Pasar Internasional, SHIP Borong Kapal VLGC Senilai Rp1,34 Triliun

    PT Sillomaritime Perdana Tbk (SHIP) mengumumkan ekspansi besar dengan membeli kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) senilai US$80,5 juta untuk memperkuat posisi global. Transaksi ini mewakili 36,86% dari total ekuitas perseroan. Kapal diharapkan menyumbang 5% pendapatan 2026, meski pendapatan 2025 menurun 4,61%.

  • Grup Prajogo Pangestu Perkuat Modal, CDIA Amankan Pinjaman Rp3,36 Triliun dari Bangkok Bank

    PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) mengumumkan fasilitas pinjaman sebesar USD200 juta dari Bangkok Bank untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung ekspansi bisnis. Fasilitas ini tergolong material, dengan suku bunga terikat pada Term SOFR dan periode penarikan enam bulan. CDIA juga merencanakan pembagian dividen Rp167,6 miliar.

  • Status PKPU Resmi Dicabut, PT PP Properti Tbk (PTPP) Tuntaskan Proses Homologasi

    PT PP Properti Tbk (PTPP) mengumumkan pencabutan status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) setelah homologasi selesai, menandakan kemajuan dalam pemulihan perusahaan. Meskipun PKPU berakhir, PTPP masih melanjutkan restrukturisasi obligasi dan penyesuaian utang, menargetkan Rapat Umum Pemegang Obligasi pada Triwulan II 2026 untuk perbaikan finansial lebih lanjut.

  • Melissa Sintari Borong Saham STTP di “Harga Diskon”

    Pada 31 Desember 2025, Melissa Sintari meningkatkan kepemilikannya di PT Siantar Top Tbk (STTP) dengan membeli 17.081.200 lembar saham seharga Rp3.015 per saham, total investasi Rp51,50 miliar. Setelah transaksi, kepemilikannya naik dari 4,48% menjadi 5,78%. Ini terjadi dalam konteks pasar modal Indonesia yang kuat.

  • Tutup Tahun 2025, PP Presisi (PPRE) Kantongi Kontrak Baru Fantastis Senilai Rp1,2 Triliun

    PT PP Presisi Tbk (PPRE) berhasil mengamankan tiga kontrak baru senilai Rp1,2 triliun pada akhir 2025, mencakup proyek pertambangan dan infrastruktur menyeluruh di Indonesia. Direktur Utama Rizki Dianugrah menekankan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan prinsip ESG, seiring dengan performa positif bursa saham yang mencapai rekor sepanjang tahun.