Powered by
WordPress
  • Prajogo Pangestu Incar 51 Persen Saham SINI

    PT Singaraja Putra Tbk (SINI), milik Happy Hapsoro, mengonfirmasi rencana akuisisi oleh PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) untuk menjadi pemegang saham mayoritas. CUAN saat ini memiliki 19,74 persen saham SINI dan menargetkan 51 persen melalui negosiasi. Proses akuisisi masih berjalan dengan kesepakatan yang dirundingkan.

  • Jimmy Budiarto Borong Saham PSAB Sebanyak 661,5 Juta Saham

    Jimmy Budiarto, Komisaris PT J Resources Asia Pasifik Tbk, melakukan pembelian besar-besaran 661,5 juta saham PSAB pada 29 Desember 2025 seharga Rp126 per saham, jauh di bawah harga pasar. Langkah ini diambil untuk memperbaiki kesalahan pelaporan sebelumnya dan mengembalikan kepemilikannya ke 24,47 miliar saham atau 92,50 persen.

  • Laba Bersih Mega Manunggal (MMLP) Terjun Bebas 78 Persen

    PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) melaporkan penurunan laba bersih hingga Rp50,39 miliar, berkurang 77,76 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendapatan mencapai Rp265,45 miliar, sementara beban meningkat 11,03 persen. Total aset naik menjadi Rp6,56 triliun, tetapi liabilitas juga meningkat menjadi Rp1,79 triliun pada September 2025.

  • CGS Sekuritas Borong 136,7 Juta Saham Hillcon (HILL) di Harga Premium Rp256

    CGS International Sekuritas Indonesia meningkatkan kepemilikan saham di PT Hillcon Tbk dengan membeli 136,7 juta saham pada harga Rp256 per lembar, jauh di atas harga pasar. Transaksi ini menambah porsi kepemilikan CGS menjadi 20,19%. Sebelumnya, manajemen Hillcon melakukan aksi jual saham.

  • Kinerja Operasional IPCC Melesat di 2025: Kargo Truk dan Bus Tumbuh 44,42 Persen

    PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan kinerja operasional yang signifikan hingga November 2025, dengan total kargo konsolidasi mencapai 1.104.883 unit, meningkat 15,58 persen. Peningkatan ini didorong terutama oleh kargo truk dan kendaraan listrik. IPCC juga ekspor ke Vietnam serta memperluas infrastruktur dan layanan.

  • Dukung Operasional Lahan 110 Ribu Hektare, Sawit Sumbermas (SSMS) Sewa Helikopter Rp23,32 Miliar

    PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) has established a partnership for aerial transportation, securing a Bell 429 helicopter from Air Route Aviation for Rp23,32 billion. This acquisition supports the management of over 110,000 hectares of plantations and enhances surveillance, asset security, and real-time field data collection for effective decision-making.

  • Kepemilikan Founder COAL Menyusut, Harga Saham Anjlok ke Rp86

    PT Black Diamond Resources Tbk (COAL) mengalami penurunan harga saham setelah pemegang saham pendirinya, Sujaka Lays, menjual 819.773.900 saham secara bertahap antara 18-30 Desember 2025. Aksi divestasi ini mengurangi kepemilikan Lays dari 48,01% menjadi 34,89%, menyebabkan harga saham jatuh dari Rp132 ke Rp86.

  • Emiten Mothercare (BABY) Kantongi Pinjaman Jumbo Rp345 Miliar

    PT Multitrend Indo Tbk (BABY) memperoleh pinjaman Rp345 miliar dari PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk mendukung modal dan operasional. Pinjaman ini setara dengan 84,03 persen dari total ekuitas perusahaan. Selain itu, BABY merencanakan rights issue untuk menerbitkan 238,57 juta saham baru guna akuisisi Emway Globalindo. RUPSLB dijadwalkan 26 Januari 2026.

  • Jaya Ancol (PJAA) Cairkan Kredit Rp100 Miliar dari Danamon

    Pada 2 Januari 2026, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) memperoleh pinjaman Rp100 miliar dari Bank Danamon, menjadikan total pencairan dana menjadi Rp200 miliar. Pinjaman ini merupakan bagian dari Kredit Aksep Bergaransi yang disepakati sebelumnya, untuk memperkuat likuiditas dan mendukung operasional perusahaan.

  • Chandra Asri (TPIA) Resmi Akuisisi SPBU Esso Singapura

    PT Chandra Asri Pacific Tbk mengumumkan akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura, menandai langkah penting dalam strategi pengembangan infrastruktur energi terintegrasi di Asia Tenggara. Akuisisi ini bertujuan memperluas eksposur bisnis di sektor hilir energi dan menciptakan peluang investasi, lapangan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi.

  • RSGK Targetkan Kerek ‘Free Float’ hingga 10 Persen

    PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), afiliasi Grup EMTK, berusaha memulihkan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia dengan memenuhi ketentuan free float minimum. Saat ini, porsi saham publik baru mencapai 5,5 persen. RSGK menargetkan 7,5 persen hingga 10 persen, dengan divestasi direncanakan antara Desember 2025 hingga Desember 2026.

  • Medco Energi (MEDC) Tuntaskan Transaksi Afiliasi Rp24,17 Miliar

    PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) telah menyelesaikan divestasi 926.331.662 saham PT Exspan Petrogas Intranusa (EPI) kepada PT Medco LNG Indonesia (MLI) senilai Rp24,17 miliar. Meskipun saham MEDC menurun 0,74 persen di pasar, perusahaan menegaskan bahwa transaksi ini tidak berdampak negatif pada operasional dan keuangan.

  • Sillo Maritime (SHIP) Borong Kapal Gas Raksasa Senilai Rp1,34 Triliun

    PT Sillo Maritime Perdana Tbk. (SHIP) mengakuisisi kapal tanker gas raksasa senilai USD80,50 juta untuk memperkuat armada dan strategi pertumbuhan di sektor pelayaran. Pembelian ini meningkatkan total aset perusahaan 15,57% menjadi USD537,89 juta dan memperbaiki rasio utang terhadap modal, menunjukkan komitmen SHIP di industri energi Indonesia.

  • Dirut BRI Optimis Bawa Perseroan Akan Lari Lebih Kencang di 2026

    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk optimis menghadapi 2026, berkat transformasi menyeluruh yang telah dilakukan selama lebih dari delapan bulan. Program BRIVolution Reignite akan meningkatkan efisiensi dan fokus pada UMKM. Rebranding yang diluncurkan juga mencerminkan adaptasi terhadap dinamika digital dan peningkatan nilai bagi nasabah dan perekonomian.